Rocky

Rocky Balboa (Stallone) vs Mason Dixon (Antonio Tarver)

Rocky Balboa (Stallone) vs Mason Dixon (Tarver)

Pernah nonton film Rocky? Kebanyakan kaum laki-laki sudah menontonnya.

Sebenarnya, saya hanya suka Rocky I yang juga berjudul Eye of The Tiger. Konon film inilah yang mengangkat nama Sylvester Stallone menjadi bintang dunia. Selain kompleks, film pertama tersebut sarat dengan pesan humanis. Setelah itu, kalaupun ada film lanjutannya saya hanya nonton di televisi karena fokus film sudah berubah ke arah heroisme ala Amerika (kalah, bangkit, final fight, menang, selesai).

Malam ini, saya menonton film Rocky Balboa (tanpa embel-embel serial di belakangnya). Film yang dibuat tahun 2006 ini mengetengahkan petinju asli Antonio Tarver yang pernah menjadi juara dunia kelas Berat Ringan. Dikisahkan, Rocky sudah pensiun lama, jaman berubah, anak lelakinya sudah tumbuh dewasa, dan istrinya Adrian sudah meninggal karena kanker. Fokus sentral film ada pada Rocky yang sudah mulai uzur – harusnya berumur 50 tahun lebih – yang mengelola rerstoran setelah pensiun. Ia tetap rendah hati dan baik pada semua orang. Ia dihormati dan disegani orang yang mengenalnya. Kharismanya tetap tampak, dan itu membuat anaknya seperti berada dalam bayangan sang ayah.

Konflik terjadi ketika ia ingin naik ring lagi, paling tidak untuk pertunjukan amal kecil-kecilan. Sepeninggal istrinya, memang ia seperti melupakan nalurinya sebagai petarung dan mengurus restoran. Koran mem-blow up berita keinginannya untuk come back sehingga memancing kubu juara dunia untuk menjajalnya. Sang juara dunia dianggap tidak pernah memperoleh musuh sepadan, dan beberapa pihak yakin bila Rocky masih bugar ia akan dilumat habis.

Film itu sendiri tidak banyak memberikan warna baru, tidak terlalu istimewa, namun ada bagian dari dialog yang menurut saya sangat berkesan.

Saat mengetahui Rocky akan come back, Robert Balboa Jr. mendatangi ayahnya dan melarangnya untuk naik ring lagi. Dikatakannya, sudah cukup ayahnya menjadi figur yang membuatnya tidak independen. Ia bisa bekerja baik karena ada nama Balboa di belakangnya. Ia berusaha untuk melepaskannya, namun ketika perjuangannya masih berlangsung tahu-tahu Rocky akan muncul lagi – dan itu akan menarik perhatian dunia.

Rocky berkata:

Dulu tanganku ini muat mengangkat punggungmu, dan saat itu aku katakan pada semua orang, anak ini adalah anak yang hebat. Dia akan menjadi orang berjuang untuk menjadi hebat.

Aku pernah mengatakan sesuatu yang mungkin sudah kamu lupakan. Dunia ini tidak hanya matahari dan pelangi. Banyak sekali hal kejam dan jahat di dalamya dan siap melumatmu. Bukan soal seberapa keras kamu bisa memukul balik, tapi ini mengenai seberapa kuat kamu menerima pukulan dan selalu bangkit. Selalu bangkit setiap kali menerima pukulan.

Anakku ini tidak akan menyerah. Aku yakin kamu tidak akan menyerah.

Kita memang tidak pernah tahu apa yang terjadi nanti, besok, atau minggu depan. Segalanya bisa terjadi, dan mungkin yang terjadi tidak kita sukai. Bila yang terburuk terjadi, kita mungkin seperti petinju yang terpukul dan terduduk. Saat knock down, kita butuh duduk sejenak untuk menghilangkan pusing, TAPI harus bangkit secepatnya … atau kalah! Di ring, petinju hanya punya waktu 10 detik untuk recovery atau KO.

Berjuang adalah keharusan. Melakukan yang terbaik adalah keharusan. Bangkit lagi setelah jatuh adalah keharusan. Keyakinan ini akan memupuk rasa percaya diri.

Orang tanpa rasa takut akan maju tanpa berpikir. Rasa takut kita perlukan bukan hal yang memalukan karena kita membutuhkannya untuk terus berpikir ketika maju. Terus maju dengan berpikir membuat langkah kita lebih meyakinkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: